Feeds:
Tulisan
Komentar

informasi buku

Subject: informasi artikel, buku, ebook, dan CD (How to share our knowledge ?)

informasi artikel, buku, ebook, dan CD (How to share our knowledge ?) ada informasi dalam bidang : manajemen, ekonomi, keuangan komputer, it, pemrograman teknik dan sains tips dan trik How to share our knowledge ? di http://www14.brinkster.com/lestari/ karena di brinkster dibatasi hanya sampai 16 MB aliran data per hari. kami sediakan homepage backup sbb : http://www.geocities.com/lestari0n/ (isinya sama saja dengan site diatas tapi non artikel) http://www.geocities.com/lestari0n2/ (isinya sama saja dengan site diatas tapi non artikel) salam. informasi lebih lanjut hub : email : lestari-online@xxxxxxxxxxxxxx

dampak kenaikan bbm

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah berecana akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada dua pekan terakhir Februari 2004. Bahkan kini, harga dari beberapa jenis BBM seperti Premix sudah naik lebih dulu. Kenaikan ini sudah pasti menimbulkan pro dan kontra yang luas di pentas nasional. Bagi yang pro dengan kebijakan itu tentunya mengharapkan kebijakan tersebut akan membawa perbaikan ekonomi makro di waktu-waktu mendatang. Sedangkan bagi yang kontra khawatir bahwa kebijakan tersebut akan memperburuk perekonomian rakyat banyak. Masyarakat yang kontra jauh lebih besar daripada yang pro dengan rencana kenaikan harga BBM karena masyarakat cenderung menilai setiap kebijakan ekonomi secara jangka pendek dan yang langsung menyentuh kehidupan mereka. Dalam kondisi perekonomian masyarakat yang sangat memprihatinkan saat ini, tidaklah salah apabila mereka mengabaikan kepentingan ekonomi makro, lebih-lebih yang berwawasan jangka panjang. Tenaga dan pikirannya hanya habis digunakan untuk berusaha mengambil kebutuhan ekonomi jangka pendek dan tidak sedikit yang hanya sekadar mempertahankan hidup. Maka setiap terjadi rencana kebijakan yang dapat mengganggu usaha tersebut, termasuk rencana kenaikan harga BBM kali ini, perlu untuk dicegah. Masyarakat akan membayangkan dampak buruk yang akan terjadi jika harga BBM betul-betul dinaikkan.
Kenaikan BBM pada saat bersamaan semakin menambah beban masyarakat yang sampai saat ini masih juga menanggung beban krisis ekonomi. Kenaikkan BBM akan mengakibatkan efek domino di masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial-politik. Secara ekonomi, kenaikan tersebut akan mengakibatkan kenaikan harga-harga dan barang jasa (inflasi), bahkan kenaikan tersebut bisa tak terkendali menyusul kenaikan BBM itu. Seperti diungkapkan Deputi Bidang Statistik Ekonomi BPS (Badan Pusat Statistik), kenaikan BBM yang cukup signifikan ini dikhawatirkan akan memicu inflasi besar-besaran selama triwulan pertama tahun 2005. Kenaikan laju inflasi itu akan tercermin dari naiknya harga sejumlah komponen kebutuhan pokok masyarakat, berupa barang dan jasa.
Secara sosial-politik kebijakan menaikkan harga ketiga komponen tersebut juga akan menimbulkan kerawanan sosial di masyarakat. Di tengah kehidupan sosial-ekonomi yang semakin terhimpit krisis, kebutuhan hidup semakin melambung se-mentara, daya beli masyarakat semakin rendah, bukan tidak mungkin masyarakat akan menunjukkan penolakan secara lebih luas dan intensif. Unjuk rasa terus-menerus akan sangat potensial menimbulkan ketidakstabilan sosial-ekonomi dan keamanan.Alternatif
Padahal persoalannya tak sesederhana bayangan orang awam, bahwa kebijakan kenaikan BBM bertujuan menyusahkan rakyat luas. Persoalannya sekarang, bagaimana pemerintah melakukan langkah-langkah untuk mengimbangi kenaikan harga BBM akibat pencabutan subsidi tersebut. Kita berpendapat, bila harga BBM naik, maka pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan. Atau lebih dari itu, pemerintahan dituntut untuk menaikkan tingkat pendapatan masyarakat. Misalnya, dengan membuka lapangan kerja baru atau menaikkan upah atau gaji. Dalam mengelola ekonomi, pemerintah terkesan tidak mempunyai management yang baik, dan lemah koordinasinya. Kenaikan harga-harga beruntun tersebut menyebabkan seluruh unit ekonomi harus merespons pukulan tersebut dan melakukan anggaran-anggaran pengeluarannya.
Kebijakan pemerintah tersebut merupakan dilema dan keputusan yang berat dan berisiko bagi pemerintah. Di satu sisi, bahwa kebijakan menaikkan BBM atau pencabutan subsidi BBM harus dilakukan dan sulit dihindarkan dalam rangka penyesuaian atau revisi anggaran APBN 2005, tapi di sisi lain masyarakat saat ini masih ditimpa kesusahan hidup akibat krisis ekonomi yang belum juga membaik. Sehingga, masyarakat menilai momentum kenaikan harga BBM tersebut kurang tepat. Bagi pemerintah pun, mengulur atau menunda waktu kenaikan harga BBM berarti menambah beban pemerintah yang semakin besar.
Dalam melakukan reorientasi kenaikan BBM itu pemerintah perlu mengambil teknik penentuan harga yang berlapis. Untuk mengurangi beban masyarakat lapisan bawah, pemerintah diharapkan konsekuen untuk hanya sedikit menaikkan harga jenis BBM yang banyak dikonsumsi masyarakat bawah. Kalau rencana kenaikan harga BBM secara umum adalah 20%, maka minyak tanah dan minyak bakar yang banyak dikonsumsi masyarakat bawah hendaknya jangan sampai naik lebih dari 10%, akan lebih baik tidak dinaikkan sama sekali. Alasannya angka 10% sudah merupakan angka kenaikan yang cukup tinggi bagi masyarakat tak mampu. Untuk premium dan solar, kenaikan sedikit di atas 10% masih wajar karena kelas konsumennya memang lebih tinggi. Sedangkan harga minyak aftur dan avgas yang dikonsumsi oleh kalangan atas, kenaikan harganya dapat jauh lebih tinggi untuk menutup rendahnya kenaikan jenis minyak yang dikonsumsi kalangan bawah.
Setelah jalan itu ditempuh negara perlu menggalakkan pengencangan ikat pinggang dan melakukan revisi besar-besaran dari skala prioritas konsumsi mereka. Bagi kalangan dunia usaha, mereka lebih dapat melakukan penyesuaian-penyesuaian akibat implikasi dari kenaikan BBM yang diikuti harga lain). Karena dari kenaikan harga tersebut, dapat mereka kompensasikan pada produk yang dihasilkan.
Untuk mengurangi beban golongan masyarakat kurang mampu akibat kenaikan BBM, pemerintah memberikan kompensasi yang diarahkan terutama pada program-program pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan operasi pasar khusus (OPK) beras untuk rakyat miskin. Besarnya kompensasi tersebut perlu dilakukan secara sistematis dengan anggaran memadai dan tepat sasaran.
Karena bertitik tolak dari sejarah masa lalu, pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan selalu diikuti penyimpangan dalam realisasinya. Kebijakan ”pengganti” ini pun seringkali mendapat sorotan dari masyarakat. sampai saat ini masyarakat tidak tahu jelas masalah desain, skenario, sistematika dan realisasi program kompensasi sosial tersebut. Bahkan evaluasi mengenai skenario penyaluran dana tersebut belum pernah dilakukan, apalagi pertanggungjawabannya. Suara-suara kritis untuk melakukan evaluasi dan memberikan pertanggungjawaban sudah didengungkan oleh kelompok masyarakat, namun tampaknya kurang menjadi perhatian utama dari pemerintah. Kondisi ini yang semestinya harus dilakukan pemerintah sebagai ”kompensasi utama” terhadap kebijakan menaikkan BBM
Dengan latar pemaparan di atas, sebelum pemerintah menaikkan harga BBM ada beberapa hal yang harus dipikirkan secara mendalam. Pertama, mengkaji ulang tentang dasar dan tujuan mengapa pemerintah mau menaikkan harga BBM. Selanjutnya, perlu juga dikaji berapa besar angka kenaikkan harga BBM yang lebih pas sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang ini. Kedua, melakukan kajian mendalam terhadap penyaluran hasil pengurangan subsidi BBM. Dan itu harus jelas diketahui oleh masyarakat. Ketiga, menjaga agar dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan harga BBM tidak sampai meluas jauh. Keempat, menjamin tersedianya kebutuhan BBM di masyarakat, termasuk dengan menindak segala pelaku penyelundupan BBM.
Bila keempat hal itu dilakukan, tampaknya dampak kebijakan terkait BBM bisa ditekan di tingkat titik terendah.


tentang alat penghemat bbm

XPOWER Engine UP, TELAH DIUJI DAN DIBUKTIKAN INSTANSI
PEMERINTAH,SWASTA,maupun PERORANGAN dgn hasil
MEMUASKAN!,mampu
menghemat BBM (SOLAR/BENSIN) 25%-40% & LPG
40%-55%,meningkatkan POWER
& performa mesin,merawat mesin,menurunkan emisi gas
buang,menjadikan
kualitas BBM mendekati sempurna,MENGUBAH PREMIUM
menjadi setara
PERTAMAX PLUS,Bergaransi 1 tahun, Telah mendapat
patent HAKI. No DOO
2004. 12242.12330
PENGGUNAAN
1. Segala jenis mobil/motor (berbahan bakar bensin
(premium/pertamax)
atau Diesel) dari CC yang terkecil bahkan terbesar
2. Mesin2 Industri yang menggunakan BBM
3. Peralatan Berat seperti Traktor,Buldozer, bahkan
Kapal laut dengan
desain khusus xpower
4. peralatan berbahan bakar LPG/Blue Gas (Kompor,dll)
TESTIMONI
- J. Triharja, ST, Bogor, 0818213yyy, mobil Mitsubishi
Kuda 2004
Bensin. Setelah dipasang Xpower4000 G, suara mobil dan
getaran lebih
halus, seolah-olah menggunakan BBM Pertamax Plus.
Kalau lewat
seringkali orang yg sdg jalan didepan tidak mendengar
kalau ada mobil.
Di bawa keluar kota bensin lebih hemat hingga 25%,
Bandung Sumedang
hanya habis 8 liter. Bobil lebih bertenaga. Tidak ada
efek sampingan
yang ditimbulkan, selama ini.
- Ny. Sutik Hartini Pengelola Depot “INDAH” di
Pandaan
081330794973 :
Pemakaian gas LPG untuk 8 unit kompor gas saya
masing-masing sebelum
memakai alat Gas LPG 1 tabung @ 12 kg habis dalam
waktu rata-rata
mencapai 11 hari, setelah memakai alat XPower Gas
LPG/BG pemakaian gas
LPG untuk 1 tabung bisa rata-rata mencapai 21 hari
hematnya HAMPIR
50%, Alat XPower Gas LPG/BG terbukti sangat cocok
untuk usaha rumah
makan dan katering
“XPOWER BAHKAN BISA MENINGKATKAN PERFORMA MESIN KAPAL
sekaligus
MENGHEMAT KONSUMSI BBM “(LIHAT HASIL TEST DEPT.
KELAUTAN di
HTTP://WWW.EXPOWER.CJB.NET)
——————
DAFTAR HARGA
——————
XPOWER MOTOR (XP-800) –> Rp.120.000
XPOWER MOBIL max 1600CC. (XP-2000) –> Rp.375.000
XPOWER MOBIL max 4000CC. (XP-4000) –> Rp.425.000
XPOWER MOBIL max 7000CC. (XP-7000) –> Rp.475.000
XPOWER MOBIL max 9000CC. (XP-9000) –> Rp.525.000
XPOWER MOBIL max 16000CC. (XP-16000) –> Rp.575.000
XPOWER LPG (XP-LPG/BG) –> Rp.185.000
ket:
- HARGA DI ATAS HANYA BERLAKU UNTUK PEMESANAN LANGSUNG
KE AGEN, untuk
pemesanan pada distributor di tiap KOTA harga
bervariasi dengan
toleransi kenaikan maksimal Rp. 25rb dari harga di
atas.
- Harga di atas adalah untuk XPOWER silver series,
untuk GOLD/BLUE
series (XP-xxx-GOLD/BLUE) harga ditambah Rp.25rb
- HARGA BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM, ongkos kirim
berkisar antara Rp
5.000 sd Rp. 20.000
- utk mesin-mesin industri, kapal motor,alat-alat
berat, genset dpt
menggunakan XPOWER MOBIL disesuaikan dgn CC atau
KAPASITAS DAYA MESIN
- Untuk mesin dgn kapasitas daya lebih besar dapat
menggunakan XPOWER
dengan desain khusus sesuai pesanan
———————————-
info lengkap :
http://www.expower.cjb.net
- brosur dan foto alat bisa didownload di attachment
———————————-
Untuk Pemesanan Hub. KAMI:
Agen
Rizky 081 555 152 15, 0341 763 4421
Jl. Watugilang III/40
———————————-
Untuk pemesanan / pembelian luar kota pembayaran via
rekening
BCA Dinoyo Malang a.n. RIZKY PERDANA KURNIAWAN No.
Rek. 315 0685 248 ,
barang segera kami kirim via TIKI/pos kilat khusus
stlh konfirmasi
transfervia email/sms/telp dilakukan

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!